Saturday, October 31, 2026
spot_img
HomeLifestyleHEALTHWaspada Untuk Para Orang Tua, Kasus Diabetes Melitus Pada Anak Meningkat...

Waspada Untuk Para Orang Tua, Kasus Diabetes Melitus Pada Anak Meningkat 70x Lipat Dari 2010 Hingga Akhir Januari 2023

RADARIDN.COM Penyakit diabetes tidak hanya dapat dialami oleh orang dewasa. Akan tetapi anak-anak juga banyak yang terkena diabetes sejak dini.

Dari data yang diperoleh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, anak yang terdeteksi mengidap diabetes melitus pada usia 0-4 tahun sebanyak 19 persen, pada usia 5-9 tahun sebanyak 31,05 persen, dan untuk usia 10-14 tahun sebesar 46,23 persen, kemudian pada usia 14 tahun keatas sebesar 3 persen.

Baca Juga : Kebiasaan Baik Untuk Gaya Hidup Sehat Pada Masa Pandemi – Radar IDN

Data tersebut diperoleh dari 13 kota yaitu Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja, Solo, Surabaya, Malang, Denpasar, Makassar, dan Manado. Kota dengan presentase tertinggi adalah Jakarta dan Surabaya.

Menurut Ketua Unit Kerja Koordinasi Endokrinologi IDAI, Dr Muhammad Faizi SpA(K), data tersebut masih mungkin lebih besar lagi, mengingat geografis Indonesia yang luas.

“Indonesia luas sekali, jadi mungkin lebih banyak lagi. Saya nggak bisa memperkirakan berapa sebenarnya (angka) realnya. Ini peningkatan dari 2010 sampai 2023 artinya 70 kali lipat lebih,” ujar dokter Faizi.

Dokter Faizi menambahkan jika dilihat dari kategori jenis kelamin, anak perempuan memiliki resiko terkena diabetes melitus yang lebih tinggi ketimbang anak laki laki, yakni 59,3 persen untuk anak perempuan dan 40,7 persen untuk anak laki-laki.

Saat ini telah tercatat ada 1.645 anak mengalami diabetes. Angka tersebut adalah data kumulasi hingga 31 Januari 2023.

“Per tadi malam, data anak diabetes sudah mencapai 1.645 orang. Data sebenarnya bisa lebih dari angka tersebut karena ini hanya laporan dari 13 kota,” kata Faizi dalam konferensi pers IDAI, Rabu (1/2/2023).

Baca Juga : Waspada ! 80 Persen Warga China Telah Terpapar Covid-19 – Radar IDN

Menurut Faizi, diabetes memang semakin meningkat sejak Covid-19 terjadi pada 2020 lalu. Anak-anak menjadi kurang menjalani aktivitas di luar sehingga membuat mereka kurang bergerak dan lebih banyak menonton televisi atau bermain gadget. Ditambah dengan pola makan anak yang semakin tidak teratur.

Dalam hal ini peran para orang tua sangat dibutuhkan untuk lebih memperhatikan asupan makanan anak agar lebih sehat dan seimbang .

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments