Friday, October 30, 2026
spot_img
HomeEconomyBuruan, Sisa Satu Hari Lagi Buat Pesan IPO BDKR. Potensi AR A...

Buruan, Sisa Satu Hari Lagi Buat Pesan IPO BDKR. Potensi AR A Hari Pertama ?

RADARIDN.COM Penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) perusahaan konstruksi PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk. (BDKR) kebanjiran peminat. Manajemen Berdikari Pondasi Perkasa mengklaim telah mengalami kelebihan permintaan 1,4 kali.

Permintaan dari investor jangka panjang mendominasi dalam periode bookbuilding atau penawaran awal IPO. Direktur Operasi Berdikari Pondasi Perkasa Tan Francisus mengatakan dari kelebihan permintaan tersebut mayoritas pembeli adalah investor asing.

Dengan harga pelaksanaan IPO Rp200, BDKR berpotensi meraup dana hingga Rp141,22 miliar atau setara dengan 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

BDKR juga menerbitkan sebanyak 353,05 juta (353.050.000) Waran Seri I dengan rasio 2:1 sehingga setiap dua pemegang saham baru berhak memperoleh satu waran Seri I. Untuk Underwriter yakni MG – SEMESTA INDOVEST SEKURITAS.

Sumber : E-ipo

Direktur Operasi, Tan mengatakan BDKR telah mendapatkan dan mulai melaksanakan proses konstruksi untuk beberapa proyek pada awal 2023. Dari sektor infrastruktur, BDKR telah meraih dua kontrak pekerjaan jembatan menuju lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Selanjutnya, BDKR juga mengerjakan proyek pembangunan Fender Bentang Panjang dan Proyek Duplikasi Bentang Pendek. Kedua proyek tersebut terletak di Pulau Balang, Kalimantan Timur.

Baca Juga : GOKIL, IPO Saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk Sangat Dinantikan Pelaku Pasar – Radar IDN

“Kedua proyek ini sangat penting dikarenakan jembatan Pulau Balang adalah merupakan akses penting untuk mendukung pembangunan proyek IKN lebih lanjut dan akan dijadikan jalur utama juga nantinya,” kata Francisus dalam keterangan tertulis, Jumat (24/2/2023). Pembangunan proyek Bentang Pendek telah mencapai 16 persen pada pertengahan Februari 2022.

Dalam perkembangan lain, proyek Bentang Panjang masih dalam proses mobilisasi peralatan ke lokasi proyek dan ditargetkan dapat mulai pembangunan sebelum akhir Februari 2022. Dari sektor energi baru terbarukan (EBT), BDKR mengantongi kontrak untuk melaksanakan perawatan dua menara kincir angin setinggi 130 meter di lokasi PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) di Tolo, Sulawesi Selatan.

BDKR akan terus membidik proyek pembangunan IKN dan beberapa proyek EBT yang direncanakan mulai pada tahun ini. Selain PLTB, BDKR juga melaksanakan proyek EBT lainnya seperti pembangkit panas bumi, pembangkit tenaga air (PLTA) bahkan pembangkit listrik tenaga Surya (PLTS).

Sumber : Bisnis

RELATED ARTICLES

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments