Sunday, September 13, 2026
spot_img
HomeEconomyEmiten PGAS Raih Laba Bersih Rp 4,84 Triliun di 2022, Hanya Mampu...

Emiten PGAS Raih Laba Bersih Rp 4,84 Triliun di 2022, Hanya Mampu Naik 7%.

RADARIDN.COM PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) atau PGN membukukan kenaikan laba bersih sebesar 7 persen sepanjang 2022. Hal itu sejalan dengan peningkatan pendapatan. PGN mencatatkan pendapatan US$3,56 miliar, naik 17,5 persen year on year (yoy) dari tahun sebelumnya US$3,03 miliar.

Pendapatan terutama berasal dari penjualan gas ke segmen industri dan komersial senilai US$2,47 miliar, selanjutnya rumah tangga US$19,84 juta, dan SPBG US$2,31 juta. Emiten berkode saham PGAS itu mencatatkan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk senilai US$326,2 juta atau setara Rp4,84 triliun (kurs Rp14.850 per US$).

Laba tersebut naik 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto mengatakan, PGN terus mengoptimasi perluasan infrastruktur gas bumi dan keandalan pasokan, khususnya di masa transisi menuju net zero emission.

Baca Juga : Wooow, BEI Sebut Ada 49 Perusahaan Antri Dalam Pipeline IPO. – Radar IDN

“Dalam menghadapi kondisi eksternal yang ada, pada 2022, PGN mengembangkan kebijakan penerapan strategi keberlanjutan yang terintegrasi dengan seluruh proses bisnis, optimasi, dan efisiensi.

Untuk menjaga margin perusahaan, PGN meningkatkan kegiatan niaga gas bumi kepada sektor-sektor baru dan moda beyond pipelines melalui inisiasi proyek LNG Retail dan pengembangan penyaluran gas via moda compressed natural gas,” ujar Haryo melalui siaran pers, Jumat (14/4/2023).

Laba bersih berasal dari pendapatan sebesar US$3,6 miliar. Dari pendapatan tersebut, PGN mencatatkan laba bruto sebesar US$780,5 juta, laba operasi sebesar US$592,2 juta, dan EBITDA sebesar US$1.216,8 juta.

“PGN berhasil melanjutkan kinerja positif 2022, dengan kinerja volume niaga gas periode Januari-Desember 2022 mencapai 896 BBtud, sedangkan untuk volume transmisi tahun 2022 adalah sebesar 1.190 MMscfd,” jelas Haryo. Dari sisi operasional, volume lifting minyak dan gas pada 2022 meningkat menjadi 28.870 boepd dari 24.086 boepd, serta adanya kenaikan Indonesian crude price (ICP) yang tinggi.

Baca Juga :Siap-Siap Traders, Besok Hari Terakhir Pesan IPO Saham MBMA, AWAN dan MENN. – Radar IDN

Haryo menuturkan, hal tersebut secara signifikan berkontribusi pada kinerja keuangan 2022. Adapun, transportasi minyak juga menunjukkan kenaikan kinerja yang sangat signifikan yang mencapai 38.471 boepd dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 9.706 boepd.

Untuk kinerja LPG processing mencapai sebesar 134 ton per hari, meningkat signifikan dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar 92,7 ton per hari.

sumber: bisnis.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments