RADARIDN.COM Perombakan kabinet atau reshuffle diduga akan segera terjadi. Hal tersebut dikaitkan dengan hary Tanoesoedibjo yang telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT MNC Digital Entertainment Tbk.
Hary Tanoe dirumorkan akan menggantikan menteri yang berasal dari Partai Nasdem, yang beberapa waktu terakhir sering disebut akan digeser oleh Presien Joko Widodo (Jokowi). Dua menteri dari Partai NasDem itu ialah Syahrul Yasin Limpo dan Siti Nurbaya Bakar, yang terlihat absen saat Presiden Jokowi mengumpulkan sejumlah menteri dan pejabat negara pada Selasa (31/1/2023).
Baca Juga : Akhirnya AHY Melunak, Dukung Anies Untuk Maju Menjadi Capres – Radar IDN
Syahrul Yasin Limpo yang diketahui sebagai Menteri Pertanian tak hadir saat rapat internal membahas masalah beras. Justru, yang terlihat hadir adalah Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan; Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso; dan Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo.
Sontak saja hal tersebut membuat masyarakat menduga-duga bahwa kemungkinan terjadinya reshuffle sangat tinggi.
Hary Tanoesoedibjo sendiri merupakan pendiri dari MNC Group dan hingga saat ini masih menjabat sebagai Chairman PT MNC Investama Tbk, dahulu PT Bhakti Investama Tbk. Saat ini dia memiliki lebih dari 60 stasiun TV, stasiun radio, dan surat kabar. Sejak bulan Februari 2004 Hary Tanoesoedibjo menjabat sebagai Komisaris Utama PT MNC .
Baca Juga : Waahh, Kaesang Mendadak Ingin Masuk Dunia Politik, Begini Tanggapan Para Kader Parpol – Radar IDN
Ia juga menjabat sebagai Direktur Utama pada PT Global Mediacom Tbk sejak 2002, PT Media Nusantara Citra Tbk sejak 2004, PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) sejak 2010, PT MNC Land Tbk sejak 2011, PT GLD Property sejak 2012. Juga menjabat sebagai Komisaris Utama pada: PT MNC Sky Vision Tbk (Indovision) sejak 2006, PT MNC Sekuritas sejak 2004, PT Global Informasi Bermutu (Global TV) sejak 2009, PT Media Nusantara Informasi sejak 2009 dan PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (MNCTV) sejak 2011.
Tidak lama setelah itu, pada 2016 ia mengundurkan diri sebagai CEO Media Nusantara Citra (MNC). Pada 11 Maret 2022 lalu, PT MNC Studios International Tbk (MSIN) mengubah namanya menjadi PT MNC Digital Entertainment Tbk pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Hary Tanoesoedibjo kemudian diangkat sebagai Direktur Utama MNC Digital.



