RADARIDN.COM Rusia kembali menekankan ancaman terhadap Amerika Serikat jika berani macam-macam. Hal ini ditegaskan oleh sekutu dekat Presiden Vladimir Putin yang telah memeringatkan tentang senjata yang dikirim Barat secara ofensif ke Kyiv untuk mengancam wilayah Rusia, dilansir dari Al Jazeera.
Selama ini memang Rusia menolak menggunakan senjata nuklir dalam serangannya ke Ukraina. Vladimir Putin sendiri mengatakan dengan tegas jika penggunaan nuklir hanya akan merugikan Rusia, dan dunia pada umumnya, karena efek yang terjadi mungkin sangat besar. Akan tetapi jika Barat terus menerus mengirimkan senjata ke Ukraina, maka Rusia akan menarik kata-katanya tersebut dan menggunakan senjata terakhir untuk membuat AS bungkam.
Baca Juga : Baku Tembak Kembali Terjadi Di Meksiko – Radar IDN
Juru bicara Duma, Vyacheslav Volodin yang merupakan majelis rendah parlemen Rusia memperingatkan bahwa dukungan Amerika Serikat dan NATO terhadap Ukraina membawa dunia ke dalam “perang yang mengerikan”.
“Jika Washington dan negara-negara NATO memasok senjata yang akan digunakan untuk menyerang kota-kota sipil dan berusaha merebut wilayah kami, seperti yang mereka ancam, ini akan mengarah pada tindakan pembalasan dengan menggunakan senjata yang lebih kuat,” kata Volodin di aplikasi perpesanan Telegram.
“Argumen bahwa kekuatan nuklir sebelumnya tidak menggunakan senjata pemusnah massal dalam konflik lokal tidak dapat dipertahankan. Karena negara-negara ini tidak menghadapi situasi di mana ada ancaman terhadap keamanan warganya dan keutuhan wilayah negara,” tambahnya.
Baca Juga : Amerika Terancam Gagal Bayar Utang, Jamie Dimon Ingatkan Anggota Parlemen ! – Radar IDN
Tidak ada yang tahu pasti apa yang dimaksud sekutu dekat Putin ini, akan tetapi banyak yang mengatakan ini berkaitan dengan senjata pemusnal massal alias nuklir.



