Sunday, September 13, 2026
spot_img
HomeEconomyWaduh, Ini Dia Penyebab IHSG Ambrol Lebih 1.5%

Waduh, Ini Dia Penyebab IHSG Ambrol Lebih 1.5%

RADARIDN.COM Pasar saham tanah air ambrol lebih dari 1% akibat ketidakpastian yang makin meningkat jelang pengumuman hasil keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve atau The Fed.

Terpantau pada hari ini hingga penutupan sesi I, IHSG terkoreksi 1,13% ke posisi 6676,23. IHSG sempat melemah paling dalam hingga 1,32% ke posisi terendah di 6653,885.

Ada sekitar 380 saham yang terkoreksi, 157 diantaranya berhasil naik, sementara 321 sisanya tidak ada perubahan. Pada waktu yang sama, nilai transaksi sudah mencapai lebih dari Rp6 triliun. Nilai ini terbilang cukup ramai karena biasanya dalam dua sesi perdagangan nilai transaksi jarang mencapai lebih dari Rp10 triliun.

  • Mengawali bulan baru, pada sesi pertama perdagangan Rabu (1/11/2023) pasar saham Tanah Air terpantau ambrol lebih dari 1%.
  • Pasar saham ambruk lebih dipengaruhi sentimen eksternal mulai dari wait and see keputusan the Fed hingga manufaktur China yang terkontraksi.
  • Pasar keuangan hari ini juga dipengaruh rilis data dari domestik, mulai dari inflasi Indonesia yang naik akibat peningkatan harga beras, cabai, dan bensin. Kemudian, PMI Manufaktur Indonesia melambat walau masih dalam level ekspansif.

Secara teknikal, IHSG kini sudah jebol support 6700, posisi ini sekarang berubah menjadi resistance. Kemudian support selanjutnya yang potensi diuji berada pada level psikologis 6600, atau yang terdekat di posisi 6607,28 yang didapatkan dari horizontal line berdasarkan low candle 6 Juni 2023.

Baca Juga :Saat IHSG Anjlok, Saham Ini Justru Diborong Investor Asing. – Radar IDN

Beberapa analis menyatakan pelemahan IHSG ini lebih disebabkan karena tekanan dari eksternal mulai dari ketidakpastian akibat potensi the Fed kembali hawkish, bank sentral Jepang mulai menaikkan suku bunga hingga ekonomi China yang masih lesu. Di lain sisi kondisi fundamental domestik masih resilient dengan beberapa data ekonomi yang membaik.

Rully Wisnubroto, Ekonom Senior Mirae Asset Sekuritas menyatakan bahwa faktor pelemahan IHSG ini dipengaruhi sikap antisipasi pelaku pasar terhadap sinyal hawkish the Fed, walaupun kemungkinan pada rapat awal bulan ini masih akan ditahan.

“Market antisipasi akan adanya sinyal hawkish dari the Fed, meskipun hampir dipastikan fed fund rate (FFR) akan stay di 5,5%” kata Rully

Sumber :cnbc

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments