RADARIDN.COM Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait transaksi negosiasi saham PT Amman Mineral Tbk (AMMN) yang di lakukan di bawah harga pasar reguler.
Transaksi negosiasi saham AMMN dilakukan di Rp1.695/saham. Sementara harganya di pasar reguler sudah lebih dari Rp11.000/saham.
Direktur Perdagangan & Pengaturan Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan, transaksi negosiasi saham AMMN secara peraturan diperbolehkan.
“Akan tetapi, anggota bursa (AB) harus lapor ke bursa alasannya melakukan transaksi pasar negosiasi dengan harga di luar batas auto rejection, baik ARB atau ARA,” ujar Irvan, Selasa (25/6/2024).
Sebagai informasi, harga saham AMMN saat ini sudah masuk fraksi harga di atas Rp5.000/saham. Fraksi harga ini memiliki auto reject batas bawah (ARB) dan auto reject batas atas (ARA) masing-masing 20%.
Baca Juga :Saham BREN Naik, Setelah Bebas Dari FCA – Radar IDN
Mengacu pada batas tersebut, batas ARB saham AMMN ada di kisaran Rp8.800/saham. Sedang batas ARA ada di Rp13.200/saham.
“Alasan [harga transaksi negosiasi] akan ditanyakan AB ke nasabah atau kliennya yang melakukan transaksi tersebut [negosiasi saham AMMN], baik beli atau pun jual,” sambung Irvan.
Saham Amman Mineral Internasional (AMMN) sempat mencuri perhatian, terutama di perdagangan pagi hari Sesi I, Selasa (25/6/2024). Ada yang melakukan transaksi tutup sendiri atau crossing saham AMMN di pasar negosiasi, yang jauh di bawah harga pasar reguler.
Berdasarkan informasi di pasar, nilai transaksi ini mencapai Rp16,95 triliun. Transaksi pagi hari dilakukan di harga amat diskon, pada harga Rp1.695/saham. Dengan frekuensi perdagangan total mencapai 6 kali.
Volume perdagangan juga terbilang tinggi, menyentuh 100,05 juta saham. Belum terlihat jelas siapa di balik transaksi ini.
(ibn/dhf) Sumber : Bloombergtechnoz



