RADARIDN.COM Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa (18/4). Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini menjadi perusahaan ke-34 yang melantai di BEI sepanjang tahun ini
MBMA menetapkan harga pelaksanaan IPO sebesar Rp 795 per saham. Harga IPO tersebut merupakan level tertinggi dari penawaran saham IPO MBMA yang ditetapkan pada rentang harga Rp 780 – Rp 795 per saham.
Pada Penutupan pasar tanggal 18/04/2023 lalu, saham MBMA sukses ditutup naik ke level harga Rp 885 atau +90 point (11.3%).
Total saham yang dilepas melalui IPO ini sebanyak 11,55 miliar saham baru yang dikeluarkan dari portepel perusahaan atau dari total saham. Dus, MBMA meraup dana segar sekitar Rp 9,2 triliun dengan nilai kapitalisasi pasar saham mencapai Rp 85,9 triliun.
“Kami bersyukur IPO MBMA dapat berjalan dengan lancar dan sukses mendapatkan dukungan dari berbagai investor institusi baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Presiden Direktur MBMA Devin Antonio Ridwan di Jakarta, Selasa (18/4).
Baca Juga : Mantap, Astra International (ASII) Tebar Dividen Rp552 Per Saham. – Radar IDN
MBMA berencana menggunakan dana hasil IPO antara lain untuk membiayai pembangunan dan pengembangan sejumlah proyek pemrosesan nikel seperti fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) I tahap I dengan kapasitas 60.000 ton per tahun untuk menghasilkan material dalam rantai nilai bahan baku baterai kendaraan bermotor listrik.
Disisi lain, nama Garibaldi Thohir sudah tidak asing di dunia pertambangan tanah air. Pria yang akrab disapa Boy Thohir ini tercatat menjadi pemegang saham di sejumlah emiten pertambangan, salah satunya PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
Boy tercatat mengempit 11,96 miliar saham MBMA atau setara 11,14%.
Baca Juga : Catat Sebelum Libur Panjang, Besok Ada 3 Perusahaan Listing Termasuk MBMA. – Radar IDN
Boy menilai, prospek nikel memiliki masa depan yang cerah. Seperti yang diketahui saat ini era kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) sedang menjamur. Ini membuat masa depan nikel Indonesia cukup bagus
“Kita harus terima kasih banyak dengan pemerintah, khususnya pak Jokowi. Karena menurut saya kalau kita tidak diarahkan dan tidak diberi semangat untuk terus melakukan hilirisasi, mungkin tidak banyak perusahaan seperti MBMA dan perusahaan lain yang bisa melantai di bursa,” kata Boy.
Sumber : kontan (diolah)



