RADARIDN.COM Proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini sebesar 2,9%. Angka tersebut lebih besar dari perkiraan International Monetary Fund (IMF). yang sebelumnya meramal ekonomi global hanya tumbuh 2,7% pada tahun ini.
Dikutip dari CNN pada Selasa (31/1/2023) IMF mengatakan pada hari Senin bahwa pertumbuhan global sekarang diperkirakan akan melambat dari 3,4% pada tahun 2022 menjadi 2,9% pada tahun 2023. Itu naik dari perkiraan sebesar 2,7% pada bulan Oktober.
Baca Juga : Waduhh Dana Atasi Kemiskinan Rp500 Triliun Habis Untuk Rapat? – Radar IDN
Kendati demikian, revisi ke atas ini seiring dibukanya kembali perekonomian Tiongkok.
“Penyebaran COVID-19 yang cepat di Tiongkok menghambat pertumbuhan pada tahun 2022, tetapi pembukaan kembali baru-baru ini telah membuka jalan bagi pemulihan yang lebih cepat dari perkiraan,” ungkap Pierre-Olivier Gourinchas dilansir dari Antara, Selasa (31/1/2023).
Pada tahun 2022, pertumbuhan global diperkirakan mencapai 3,4 persen, sementara di tahun 2024 mencapai 3,1 persen. Sementara, inflasi global diperkirakan turun dari 8,8 persen pada 2022 menjadi 6,6 persen pada 2023 dan 4,3 persen pada 2024, masih di atas tingkat sebelum pandemi yakni pada 2017–2019 di sekitar 3,5 persen.
Pierre-Olivier Gourinchas selaku Kepala Ekonom dan Direktur Departemen Penelitian IMF, menyatakan risiko resesi telah mereda dan bank sentral membuat kemajuan dalam mengendalikan inflasi, meski dibutuhkan lebih banyak upaya untuk mengekang kenaikan harga, serta gangguan baru dapat datang dari eskalasi lebih lanjut perang di Ukraina dan pertempuran China melawan COVID-19 .
Baca Juga : Amerika Terancam Gagal Bayar Utang, Jamie Dimon Ingatkan Anggota Parlemen ! – Radar IDN
Menurut Pierre, mempercepat vaksinasi COVID-19 di China dapat melindungi pemulihan. Dukungan fiskal juga harus lebih baik ditargetkan pada mereka yang paling terkena dampak kenaikan harga pangan dan energi, sehingga langkah-langkah bantuan fiskal yang luas harus ditarik.



