Sunday, September 13, 2026
spot_img
HomeEconomyGOTO Potensi Bisa Raup Laba Perdana di 2026

GOTO Potensi Bisa Raup Laba Perdana di 2026

RADARIDN.COM Perusahaan platform ojek online, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dinilai mempunyai momentum bagus pada 2026.

Meskipun perseroan pada akhir 2025 masih mengalami rugi bersih, angkanya mengecil dan terdapat peningkatan di sisi top line. GOTO bahkan diramal bisa mencatat laba bersih perdananya di 2026.

Analis CGS International (CGSI) Joanne Ong dalam risetnya yang terbit 13 Maret 2026 membedah kinerja keuangan GOTO dalam tahun buku 2025. Adjusted EBITDA tercatat mencapai Rp2 triliun atau meningkat 420% secara tahunan (year-to-year/YoY). Capaian ini berada di atas guidance perusahaan sebesar Rp1,8—Rp1,9 triliun atau setara 107% dengan estimasi CGSI.

Baca Juga : MSCI Siap Berlakukan Metodologi Pembobotan Baru Sementara – Radar IDN

Sementara itu, adjusted EBITDA biaya layanan e-commerce juga lebih tinggi dari estimasi CGSI, setara dengan 35% dari adjusted EBITDA 2025.

Dalam segmen fintech, portofolio kredit tumbuh 69% menjadi Rp8,8 triliun, juga ada di atas perkiraan sebesar Rp8,3 triliun. Untuk 2026 ini CGSI memperkirakan adjusted EBITDA sebesar Rp3,2 triliun, sejalan dengan batas bawah guidance perusahaan sebesar Rp3,2 triliun sampai Rp3,4 triliun.

“Dengan demikian, kami percaya GOTO berpotensi mencatat laba bersih pertamanya di full year 2026,” ujar Joanne, dikutip Kamis (19/3/2026). GOTO sendiri telah menargetkan pertumbuhan gross transaction value (GTV) high-single digit untuk segmen on demand services (ODS) pada 2026.

Segmen ODS ini mencakup layanan utama seperti GoRide, GoCar, GoFood, dan GoSend. Melalui sistem pooling dan zoning, akan menurunkan harga kepada konsumen dan mendorong permintaan yang lebih tinggi di segmen pasar massal.

Sumber : Bisnis


RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments