Sunday, September 13, 2026
spot_img
HomeEconomyBreaking News: EX Emiten Pak LKH, PTRO Membagi Dividen Super 1126/perlembar.

Breaking News: EX Emiten Pak LKH, PTRO Membagi Dividen Super 1126/perlembar.

RADARIDN.COM Pemegang saham emiten konstruksi pertambangan PT Petrosea Tbk. (PTRO) menyetujui pembagian dividen tahun buku 2022 senilai US$76 juta atau sekitar Rp1,11 triliun (asumsi nilai tukar Rp14.700 per dolar Amerika Serikat). Keputusan ini disepakati dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan yang digelar hari ini, Senin (15/5/2023).

Direktur dan Chief Financial Officer Petrosea Ruddy Santoso menjelaskan US$20,58 juta dari total dividen berasal dari 50 persen laba bersih tahun berjalan 2022 yang mencapai US$41,16 juta. Sementara itu, tambahan sekitar US$55,42 juta bersumber dari saldo laba yang tidak ditentukan penggunaannya.

Pada akhir 2022, saldo laba Petrosea mencapai US$274,39 juta. “Total dividen 50 persen dari laba tahun berjalan 2022 dan saldo laba ditahan sehingga menjadi US$76 juta,” kata Rudy dalam paparan publik secara daring, Senin (15/5/2023).

Jika dibagi dengan jumlah saham beredar dan tidak memperhitungkan treasury stock PTRO sebanyak 16,94 juta saham, maka dividen yang akan dibagikan Petrosea bernilai US$0,07664 atau sekitar Rp1.126 per sahamnya.

Hingga penutupan perdagangan Senin (17/5/2023), saham PTRO terpantau menguat 10,90 persen ke posisi Rp5.850 per lembarnya. Secara year to date (YtD), saham PTRO telah naik 36,68 persen atau setara 1.570 poin.

Baca Juga : Siap-Siap Besok Hari Pertama Listing IPO SMIL, Siap Menuju AR A. – Radar IDN

Berdasarkan laporan keuangan 2022, Petrosea mencatatkan total pendapatan sebesar US$476,31 juta atau setara Rp7,42 triliun (kurs Jisdor Rp15.592 per dolar AS).

Pendapatan ini meningkat 14,57 persen dibandingkan tahun lalu sebesar US$415,73 juta. Pendapatan Petrosea tercatat ditopang oleh pendapatan penambangan yang meningkat 13,75 persen menjadi US$340,03 juta di akhir 2022, dari US$298,29 juta secara tahunan atau year on year (YoY).

Sementara itu, pos pendapatan lain seperti pendapatan konstruksi dan rekayasa serta jasa perseroan mengalami penurunan. Pendapatan konstruksi dan rekayasa perseroan naik 35,14 persen menjadi US$86,70 juta, dan pendapatan jasa turun 6,78 persen menjadi US$46,84 juta hingga akhir 2022.

Sumber : Bisnis.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments