Sunday, September 13, 2026
spot_img
HomeEconomyGokiiill !! Hari ini Saham Batubara Kompak Menguat, Akankah Berlanjut?

Gokiiill !! Hari ini Saham Batubara Kompak Menguat, Akankah Berlanjut?

RADARIDN.COM Harga batubara pada perdagangan hari ini, Senin (6/2/2023) terlihat melambung sebesar 9,21% dibandingan pada perdagangan pekan yang lalu di angka US$ 225 per ton.

Harga batu kontrak Maret di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 243 per ton. Harga tersebut merupakan harga tertinggi sejak 31 Januari 2023.

Baca Juga : Mantap, Harga Emas Dunia Melesat 1% Lebih Efek The Fed. – Radar IDN

Kenaikan harga batubara ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor mulai dari naiknya harga gas, sentimen positif dari China, sampai prakiraan suhu dingin di Eropa.

Pada pekan ini suhu di wilayah bagian barat dan selatan Eropa diperkirakan akan turun secara signifikan sekitar 8-10 derajat Celcius. Kenaikan suhu tersebut dapat membawa dampak bagi kenaikan harga batubara yang merupakan sumber energi alternatif bagi gas sehingga harganya saling mempengaruhi.

Pada perdagangan pekan kemarin harga gas alam EU Dutch TTF (EUR) jatuh 0,38% ke posisi 58,11 euro per mega-watt hour (MWh). Cuaca yang lebih dingin serta membaiknya proyeksi pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan lebih baik dibandingkan proyeksi sebelumnya.

“Kami melihat harga batu bara masih akan berada di level US$230-250 per ton. Kondisi ekonomi global yan g mengindikasikan softlanding memperkuat permintaan energi khususnya batu bara,” tutur Ahmad Zuhdi, Analis Industri Bank Mandiri dilansir dari CNBC Indonesia.

Baca Juga : IHSG Tancap Gas Ke Level 6.900 di Sesi Akhir Sesi I. – Radar IDN

Sementara itu, sentimen positif dari China juga dapat membuat harga batubara naik. Permintaan diperkirakan akan meningkat setelah aktivitas ekonomi China yang diharapkan mulai naik pada pekan ini.

“China diperkirakan akan meningkatkan permintaan pada pekan ini setelah libur panjang. Pasar juga tengah memonitor sejauh mana pembangkit batu bara India akan mengisi pasokan untuk musim panas mendatang,” kata S&P Global dalam Market Movers Asia.

Kenaikan harga batubara ini berdampak pada harga saham emiten batubara yang melesat cukup tinggi yakni 2% hingga 5% lebih. Pada perdagangan sesi I hari ini, beberapa saham emiten batubara terlihat menguat seperti saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang menduduki posisi tertinggi dalam penguatan saham batu bara pada perdagangan sesi I hari ini yang melesat 5,46% ke posisi harga Rp 35.750/saham.

Selain PT Indo Tambangraya Megah (ITMG), terdapat emiten saham batubara lainnya seperti PT Indika Energy (INDY), PT Adaro Energy Indonesia (ADRO), PT Bayan Resources (BYAN), serta PT Bukit Asam (PTBA) yang terlihat menguat pada perdagangan sesi I hari ini.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments