RADARIDN.COM PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan kinerja keuangan yang membaik pada semester I 2025. Perusahaan teknologi ini mempertahankan tren positif pendapatan perusahaan yang belum dikurangi oleh bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau EBITDA Grup selama tiga kuartal berturut-turut.
Pertumbuhan positif GOTO didorong oleh kinerja kuat di segmen layanan on-demand dan teknologi keuangan, yang memanfaatkan integrasi ekosistem, pengembangan layanan premium, serta kemitraan strategis. Perusahaan juga mencatat peningkatan nilai transaksi bruto dan mempertahankan momentum pertumbuhan pendapatan.
Berdasarkan laporan keuangannya yang dipublikasikan Rabu (13/8) GOTO membukukan EBITDA Grup yang disesuaikan Rp 427 miliar hingga semester I 2025 dari sebelumnya rugi di 2024. Lini financial technology mencetak rekor tertinggi EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp 88 miliar didorong peningkatan keterlibatan pengguna dan kemitraan.
Baca Juga: https://radaridn.com/economy/cdia-keluar-fca-hari-ini-siap-lanjut-ar-a/
Kemudian on-demand services mencetak EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp 328 miliar, naik 264% yoy seiring dengan fokus integrasi ekosistem, layanan premium, dan penciptaan nilai tambah untuk mitra usaha.
EBITDA Grup positif selama tiga kuartal berturut-turut mencapai Rp 292 miliar hingga Juni 2025. Masih merujuk laporan keuangan, GOTO mencatatkan rugi bersih yang diatribusikan kepada entita s induk sebesar Rp 580,01 miliar hingga semester pertama 2025. Angka ini susut sebanyak 78,5% you dari rugi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,69 triliun pada 2024.
Lalu pendapatan bersih GOTO naik 10,6% yoy dari Rp 7,73 triliun pada periode yang sama tahun lalu, menjadi Rp 8,55 triliun hingga Juni 2025. Secara rinci, pendapatan bersih perusahaan ditopang dari jasa pengiriman sebesar Rp 2,75 triliun.
Sumber: Katadata



