Sunday, September 13, 2026
spot_img
HomeLifestyleHEALTHKenali Gejala Maag Kambuh Saat Berpuasa Dan Cara Mengatasinya !!

Kenali Gejala Maag Kambuh Saat Berpuasa Dan Cara Mengatasinya !!

RADARIDN.COM Puasa adalah keadaan di mana seseorang tidak makan maupun minum, mulai dari berakhirnya waktu sahur sampai dengan waktu berbuka, Selama waktu tersebut, perut menjadi kosong sehingga seringkali menyebabkan naiknya asam lambung saat puasa.

Salah satu fungsi makanan adalah untuk menetralisir tingkat keasaman (pH) dalam perut karena produksi asam lambung. Perut yang tidak terisi, pola makan tidak teratur, atau bahkan makan terlalu kenyang dapat menyebabkan asam lambung semakin naik hingga mencapai esofagus atau kerongkongan.

Baca Juga : https://radaridn.com/lifestyle/health/waspada-kasus-gagal-ginjal-akut-pada-anak-kembali-muncul/

Beberapa gejala asam lambung yang sering dirasakan ketika puasa adalah

  1. Mual dan muntah
    Saat puasa, gejala asam lambung naik umumnya ditandai oleh mual, bahkan sering disertai muntah bila sudah parah. Naiknya asam lambung ke kerongkongan juga lambat laun dapat merusak lapisan pelindung kerongkongan karena sering terkikis oleh asam lambung.
  2. Perut kembung
    Selain mual, perut kembung juga sering dirasakan ketika naiknya asam lambung. Perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di dalam perut sehingga timbul rasa tidak nyaman di area tersebut.
  3. Sering bersendawa
    Naiknya asam lambung saat puasa juga dapat menyebabkan seseorang sering bersendawa dengan bau yang cenderung kurang sedap. Hal tersebut dipicu oleh adanya gas yang terperangkap di perut, lalu mencoba keluar melalui mulut.
  4. Rasa nyeri atau rasa terbakar pada dada
    Rasa nyeri atau rasa terbakar pada dada ini disebabkan oleh naiknya asam lambung hingga ke dinding kerongkongan (esofagus) sehingga menimbulkan rasa panas seperti terbakar di dada (heartburn) yang bisa terasa ringan hingga berat.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan ketika maag kambuh saat berpuasa

  1. Longgarkan pakaian
    Pakaian yang ketat dapat memberikan tekanan yang berlebih pada perut sehingga dapat memicu naiknya asam lambung. Oleh karena itu, melonggarkan pakaian dapat mengurangi rasa tidak nyaman pada perut ketika maag kambuh.
  2. Konsumsi Teh Jahe
    Jahe mengandung senyawa antioksidan, seperti fenolik dan flavonoid, yang dapat membuat otot dinding lambung menjadi lebih rileks. Kandungan gingerol di dalam jahe juga mampu mengatasi rasa mual yang dialami oleh penderita maag. Sehingga waktu berbuka puasa disarankan untuk segera mengonsumsi teh jahe jika maag sedang kambuh.
  3. Hindari Tidur Setelah Makan
    Tidur setelah makan dapat menyebabkan refluks esofagus, yaitu kondisi ketika makanan yang masuk ke dalam lambung berbalik arah ke atas, sehingga turut memperburuk gejala maag dan GERD yang kambuh. Oleh karena itu, disarankan untuk memberikan jeda makan sebelum tidur selama 2–3 jam.
  4. Istirahat Yang Cukup
    Selanjutnya, cara mengatasi maag saat puasa adalah dengan mencukupi waktu tidur, yaitu minimal 7–9 jam sehari. Menambah waktu istirahat dengan tidur siang selama 30 menit juga bagus untuk mencegah maag kambuh.

Sumber: Siloam Hospitals

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments