Friday, October 30, 2026
spot_img
HomeEconomySudah Tiga Kali Auto Rejection Atas (AR A), Saham RAAM Lanjut AR...

Sudah Tiga Kali Auto Rejection Atas (AR A), Saham RAAM Lanjut AR A Besok ??

RADARIDN.COM Saham PT Tripar Multivision Plus Tbk resmi tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Senin 8 Mei 2023. Saham Tripar Multivision Plus diperdagangkan dengan kode RAAM.

Tercatat sejak tanggal 8 Mei Listing sampai per tanggal 10 Mei saham RAAM solid tiga kali AR A. Penutupan perdagangan 10 Mei tercatat saham RAAM naik ke level harga Rp 454 +90 point (+24.73%). Kalau melihat perdagangan hari ini dimana harga AR A tercatat sudah mulai jualan sekitar Rp 25 Milliar. Tentunya ini menjadi tanda bahwa dalam waktu dekat saham RAAM potensi AR A akan terbuka.

PT Tripar Multivision Plus Tbk bergerak di bidang produksi Film yang didirikan oleh Raam Punjabi pada 18 April 1990. Lini usaha aktif dari PT Tripar Multivision Plus Tbk meliputi Produksi Film, Produksi Sinetron, Produksi Web Series, Bioskop, Pay TV dan Distribusi Film.

Memiliki lebih dari 650 judul, PT Tripar Multivision Plus Tbk memiliki pencapaian lebih dari 15.000 jam atas judul Film dan Series yang tentu memiliki kesan positif dari masyarakat Indonesia, Malaysia dan Filipina. Dalam naungan Raam Punjabi serta jajaran tim yang inovatif, PT Tripar Multivision Plus Tbk akan selalu memproduksi konten-konten berkualitas lainnya ke berbagai media hiburan Indonesia.

Baca Juga :Besok Senin 4 Emiten Listing IPO, Siapa Yang Mampu Bertahan AR A ??? – Radar IDN

Di sisi lain, rumah produksi film milik Raam Punjabi, PT Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM) berencana menciptakan platform over the top (OTT) layaknya Netflix dan Amazon Video pada 2024.

Komisaris Utama RAAM Raam Punjabi mengatakan rumah produksi miliknya berencana menciptakan platform OTT layaknya Netflix, dan Amazon Video. Hal ini dibarengi dengan rencana produksi 12 film baru dan 10 serial OTT.

Dia melanjutkan RAAM akan memproduksi 6 film lagi dari Mei ke Desember 2023. Kemudian selain film, RAAM berencana memproduksi 10 serial OTT dengan 10 episode pada setiap judulnya yang diperkirakan berdurasi lebih 100 jam.

Adapun dia mengatakan RAAM tidak akan bersaing untuk melampaui Netflix maupun Amazon Video. Namun, dia menegaskan OTT yang akan dikembangkan RAAM nanti setidaknya bisa sejajar sebagai salah satu sumber pendapatan perseroan pada 2024. Menurutnya Indonesia juga masih membutuhkan sekitar 10.000 layar bioskop baru. Sementara layar bioskop yang ada saat ini hanya mencapai 3.000 layar.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments