Sunday, September 13, 2026
spot_img
HomeEconomySssstt, Akan Ada Lagi Investor Asing Akuisisi Bank, Group Panin ???

Sssstt, Akan Ada Lagi Investor Asing Akuisisi Bank, Group Panin ???

RADARIDN.COM Minat investor asing untuk masuk ke industri perbankan Indonesia masih belum surut. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi bocoran bakal ada pengumuman proses akuisisi bank yang melibatkan investor luar negeri dalam waktu dekat.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, permintaan investor asing untuk mengakuisisi bank lokal tengah meningkat, seperti dari Jepang, Korea Selatan dan Singapura.


Selain akuisisi, menurut akan ada juga merger bank yang juga melibatkan investor asing. “Tidak terlalu lama lagi akan ada proses akuisisi dan merger yang terjadi di perbankan. Mungkin akan terjadi di tahun ini atau paling tidak di awal tahun depan,” ungkap Dian, Rabu (4/7).
Namun, Dian tak merinci lebih jauh bank mana yang tengah dilirik investor asing. 


Menurutnya, ketertarikan investor asing terhadap industri perbankan Tanah Air tak lepas dari kinerja industri ini cukup bagus. Di pasar modal, kata dia, sektor perbankan juga menjadi salah satu penggerak dari pergerakan indeks.
Sementara bank-bank swasta yang sudah dikendalikan investor asing saat ini semakin serius menggarap bisnisnya dengan terus memacu penyaluran kredit. 


Sebelumnya, pemegang saham pengendali Bank Panin (PNBN) ramai dikabarkan tengah melakukan penjajakan penjualan sahamnya ke investor asing. Dua raksasa keuangan Jepang sempat disebut telah melakukan negosiasi untuk mencaplok bank tersebut, yakni Sumitomo Mitsui Financial Group (SMFG) dan Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG). 

Baca Juga :Sssst, Ini Dia Harga Wajar Saham DILD & GJTL, Menurut Pak Lo Kheng Hong. – Radar IDN


Namun, menurut laporan KONTAN pada April lalu, negosiasi tersebut terhenti. Alasannya, calon investor itu khawatir dengan valuasi Bank Panin yang semakin mahal seiring kenaikan harga sahamnya yang melonjak pasca isu akuisisi berhembus. Hal itu akan membuat mereka butuh modal besar untuk melaksanakan akuisisi. 


MUFG belakangan justru semakin memperluas bisnisnya di sektor keuangan non bank. Pada Juni lalu, induk Bank Danamon resmi mengakuisisi Mandala Multifinance senilai Rp 7 triliun. Sebelumnya, MUFG juga mengakuisisi Home Credit Filipina dan Indonesia.
Beberapa bank lain juga sedang berencana melakukan aksi korporasi yang mungkin bisa jadi jalan bagi masuknya investor asing. Bank Neo Commerce (BBYB) misalnya, berencana rights issue sekaligus private placement. Rencana itu akan dimintai persetujuan pada rapat umum pemegang saham 8 Agustus mendatang. 


BBYB akan menerbitkan saham baru 500 miliar saham melalui rights issue dan merilis 1,2 miliar saham baru lewat private placement. 
“Aksi korporasi ini dapat dilaksanakan sekaligus atau bertahap dalam jangka waktu dua tahun terhitung sejak disetujui RUPSLB,” tulis manajemen Bank Neo Commerce.

Sumber : Kontan

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments