Sunday, November 1, 2026
spot_img
HomePolitic & CultureMegawati Singgung Kesetaraan Gender, Ini Figur Calon Presiden Yang Akan Diusung PDIP

Megawati Singgung Kesetaraan Gender, Ini Figur Calon Presiden Yang Akan Diusung PDIP

RADARIDN.COM Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-50 yang diselenggarakan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, dihiasi dengan pidato panjang lebar dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.


Sebelum mulai berpidato, Megawati mengajak para kader untuk menggemakan salam Pancasila dan meneriakkan kata merdeka hingga tiga kali.


Dalam pidatonya, Megawati menceritakan tentang cikal bakal berdirinya PDI Perjuangan yang resmi berdiri pada 10 Januari 1973. Megawati menceritakan bagaimana PDI Perjuangan sebelum menjadi seperti sekarang, dia menghimpun pengikut dari berbagai kalangan masyarakat.
Megawati menyampaikan pidatonya selama lebih dari satu jam. Namun, hingga pidato tuntas, Megawati tak menyebut figur yang akan diusung PDI Perjuangan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.


Ketua Umum PDI Perjuangan itu mengaku tidak memiliki keinginan untuk mengumumkan figur tersebut saat ini meski ia telah mengantongi namanya.


“Ya nanti dulu, meski situ tepak tangan terus aku mau tergiur untuk umumkan. Ya nggaklah,” ucap Megawati.

Dalam beberapa waktu sebelumnya, Megawati kerap mengingatkan bahwa PDIP harus memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan untuk menjadi pemimpin. Sejumlah pengamat politik pun membaca hal itu sebagai upaya Megawati untuk mendorong putrinya, Puan Maharani sebagai calon presiden.
Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Ketua DPR RI memang sering disebut sebagai salah satu calon presiden yang dipersiapkan PDIP untuk menghadapi Pemilihan Presiden 2024. Satu calon lainnya yang berpotensi besar untuk diusung adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Akan tetapi Megawati Soekarnoputri hingga saat ini masih belum juga mengumumkan siapa calon presiden yang akan mereka usung.


Dalam acara tersebut, dihadiri puluhan ribu kader PDIP dan sejumlah menteri dan pejabat negara sebagai tamu undangan, tak terkecuali bapak Presiden Joko Widodo juga turut hadir. Sementara ketua umum partai politik lain sengaja tidak diundang karena acara digelar secara internal.


Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani telah menyebutkan bahwa dalam acara ini tak akan mengundang partai politik (parpol) lain. Terkait itu, Puan meminta maaf kepada para ketua umum (ketum) parpol.


“Ini karena hari ulang tahun PDI Perjuangan yang mana angka 50 itu kan susah. Baru 50 tahun lagi akan terjadi, jadi kami meminta maaf kepada seluruh ketua umum partai politik jikalau memang besok tidak berkesempatan hadir” ucap Puan usai memberikan arahan dalam acara bimbingan teknis (bimtek) anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Fraksi PDIP di Hotel Paragon, Jakarta, Senin (9/1/2023).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments