RADARIDN.COM Emiten jasa konstruksi PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) kedatangan investor asal luar negeri. Nama Zareen Kapital Investama tiba-tiba muncul ke dalam daftar pemegang saham emiten jasa konstruksi PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM).
Menurut data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Zareen Kapital Investama masuk ke dalam daftar pemegang saham di atas 5 persen SMKM pada 7 Maret 2023, dengan kepemilikan 250 juta saham atau sebesar 19,95% dari total saham perusahaan.
Belum diketahui secara detail transaksi pembelian saham oleh Zareen Kapital Investama.
Namun, apabila melihat dari komposisi pemegang saham lama pada 6 Maret 2023, total kepemilikan Zareen Kapital Investama sama dengan gabungan kepemilikan PT Umaty Global Finance dan PT Zareen Capital Nusantara.
Sebagai informasi, per 28 Februari 2023, Umaty Global Finance menggenggam 150 juta saham (11,97%) dan Zareen Capital Nusantara sebesar 100 juta saham (7,98%).
Baca Juga : Siap-Siap, Saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM)Akan Kedatangan Investor Asing. – Radar IDN
Dengan adanya kemiripan nama, belum diketahui juga hubungan antara Zareen Kapital Investama dan Zareen Capital Nusantara.
Sebelumnya, SMKM dirumorkan akan kedatangan investor asal luar negeri. Kabar ini berembus usai emiten tersebut disebut akan naik ke papan pengembangan.
Menurut informasi yang beredar, investor asing yang akan menjadi pemegang saham SMKM berasal dari Malaysia dan Singapura. Investor tersebut kemungkinan akan masuk ke SMKM lewat pembelian atas saham milik pemegang saham lama.
Hanya saja, belum ada kejelasan soal apakah mereka akan membeli saham milik pengendali perseroan atau masyarakat.
Pada 3 Februari lalu, perseroan menyebut dalam tahap penjajakan untuk tercatat di Papan Pengembangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Informasi saja, saat ini SMKM tercatat di papan akselerasi.
Baca Juga : PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) Dalam Tahap Penjajakan Untuk Menjadi Papan Pengembangan. – Radar IDN
Adapun, perseroan rencananya akan mengajukan perubahan papan pencatatan pada kuartal kedua mendatang atau setahun setelah SMKM melantai di bursa.
Asal tahu saja, SMKM tercatat di BEI pada 9 Maret 2022 dengan raihan dana penawaran saham perdana (IPO) Rp66 miliar.
Saat ini, PT Vina Nauli Jordania masih menjadi pengendali SMKM, dengan kepmeiliakn 703 juta saham atau setara dengan 56,11%.
Dari pasar saham, Rabu (15/3) pukul 10.06 WIB, saham SMKM naik 1,16% ke Rp875/saham. Dalam sepekan, saham ini sudah menguat 6,06%, sedangkan dalam sebulan melonjak 40,00%.



